Tasikmalaya, Jabar — 21 Agustus 2025 | Bahribantenreborn.net
Gelaran Jayantara Priangan Timur 2025 yang diprakarsai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Laura Rulida E.S.P. mendapat apresiasi sekaligus catatan tajam dari DPC LSM Maung Kota Tasikmalaya.
Kegiatan yang berlangsung 21–24 Agustus 2025 di Komplek Dadaha ini diikuti oleh kabupaten/kota se-Priangan Timur. Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dan turut dihadiri kepala daerah dari Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua DPC LSM Maung, Drs. Oki D. Mustari, menegaskan bahwa acara seperti Jayantara tidak boleh berhenti pada pameran dan seremonial semata. Ada lima hal penting yang menurutnya wajib dikawal serius:
- UMKM harus benar-benar naik kelas, bukan hanya jargon.
- Transformasi digital wajib konkret, bukan sekadar wacana.
- Ekonomi syariah harus diperkuat, agar menjadi pilar, bukan tempelan.
- Sinergi multipihak harus nyata, bukan hanya foto bersama.
- Ketahanan ekonomi lokal harus diukur, bukan sebatas retorika.
“Jayantara Priangan Timur 2025 harus melahirkan UMKM unggulan yang tangguh secara digital, berdaya saing, dan berbasis ekonomi syariah. Kami di LSM Maung akan terus mengawal agar program ini tidak berhenti di spanduk dan panggung hiburan,” tegas Oki.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah bertumpu pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Untuk itu, LSM Maung siap berkolaborasi dan sekaligus menjadi pihak kontrol agar program benar-benar menyentuh masyarakat kecil.
Redaksi: Bahribantenreborn.net