Bangunan Gapura Diduga Proyek Siluman Di Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa

Onay
0
BAHRI BANTEN REBORN.NET
KAB TANGERANG - Proyek pembangunan Gapura di Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang diduga proyek siluman karena tidak transparan dalam pengerjaan gapura tersebut kuat dugaan pihak oknum ingin Meraup keuntungan besar.

Betapa tidak proyek pembangunan gapura perbatasan desa tersebut diduga tidak dipasangnya papan plang nama informasi proyek sebagai amanat Regulasi penggunaan anggaran negara wajib transparan.

Sebagai kontrol publik dan sosial terhadap anggaran dan aset negara kami menilai proyek tersebut telah mengangkangi Undang -undang (UU) nomor 14 tahun 2008 dan perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012 dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek dimana memuat jenis kegiatan lokasi proyek, nomor kontrak waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangkau waktu atau lama pekerjaan.

Menurut salah satu warga yang namanya tidak mau di sebut identitasnya saat di tanya awak media, “kami tidak tahu ini berapa anggarannya dan anggaran dari mana serta dikerjakan siapa karna tidak adanya papan nama proyek yang di pasang di lokasi”ujar nya 
Sabtu/22/11/2025

Dilapangan Awak media mencoba menanyakan dimana mandornya, mandor tidak ada pa, sangat di sayangkan kurangnya pengawasan dilapangan yang seharusnya pekerja harus di awasi, dan awak media sempat menghubungi Opik mandor proyek memalui WhatsApp dan mengatakan kalau papan informasi memang belum di pasang, sedangkan pekerjaan sudah berjalan sekitar 1 minggu dan total biaya pembangunan berkisaran Rp 130 juta, saya sekarang sedang berada di rangkas bitung.ucap opik

Kami menilai hal ini termasuk dengan kejahatan luar biasa pasalnya, yang dibodohi atau dibohongi nya masyarakat atau pun iya tanpa ada rasa takut atau berdosa sama sekali, jadi atas perbuatannya tersebut sudah sangat jelas ketidak keterbukaan kepada warga setempat di desa Margasari, jelasnya

Di tempat yang berbeda masyarakat lainnya yang tidak mau disebut namanya satu persatu ,sangat kecewa dan jadi perbincangan di kalangan masyarakat tentang yang melakukan kegiatan tertutup dengan menggunakan dana desa tampa memasang papan Informasi, ucapnya

” harap warga dengan naik nya berita ini sebagai informasi publik, agar pihak aparat penegak hukum di kabupaten Tangerang dapat audit dana desa tahun 2024 dan tahun 2025 dugaan adanya korupsi di wilayahnya,” pinta warga

Onay
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top