SMPN 2 Kota Cilegon Sesuaikan Jadwal Belajar Selama Ramadan, Kegiatan Keagamaan Diperkuat

Bagus.R
0


CILEGONSMPN 2 Kota Cilegon yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Hj. Nurhayati, M.Pd mulai melaksanakan penyesuaian kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi target pembelajaran yang telah ditetapkan sekolah.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Vica Apriyani, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran Ramadan telah dimulai sejak 24 Februari 2026 sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di lingkungan sekolah pada Kamis (26/02/2026).


Menurut Vica, selama bulan Ramadan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal, hanya saja terdapat pengurangan durasi waktu pembelajaran dibandingkan hari biasa.


Sejak tanggal 24 Februari kegiatan belajar sudah berjalan seperti biasa, hanya jam pelajarannya dipersingkat sesuai ketentuan dari Dinas Pendidikan,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa setiap mata pelajaran yang biasanya berlangsung selama 40 menit kini mengalami pengurangan waktu. Penyesuaian tersebut membuat kegiatan sekolah yang sebelumnya berakhir sekitar pukul 15.00 WIB kini selesai lebih awal, yakni sekitar pukul 13.00 WIB.


Meskipun jam pembelajaran dipersingkat, pihak sekolah tetap memastikan seluruh materi pelajaran tersampaikan sesuai rencana. Hal tersebut dilakukan karena siswa saat ini sedang menjalani semester kedua yang memiliki berbagai agenda akademik penting.


Selain kegiatan pembelajaran di kelas, SMPN 2 Kota Cilegon juga mengisi suasana Ramadan dengan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari. Salah satu kegiatan yang menjadi program utama adalah tadarus Al-Qur’an yang dilakukan bersama sebelum proses belajar dimulai.


Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa sebagai bentuk pembiasaan membaca Al-Qur’an sekaligus untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai keagamaan selama bulan Ramadan.


Selain tadarus, sekolah juga membiasakan siswa melaksanakan shalat dhuha berjamaah pada waktu istirahat. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter religius yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah.


Selama Ramadan siswa mengikuti tadarus di pagi hari sebelum pembelajaran, kemudian saat istirahat dilanjutkan dengan shalat dhuha berjamaah,” jelasnya.


Lebih lanjut Vica menyampaikan bahwa pihak sekolah juga merencanakan pelaksanaan kegiatan pesantren Ramadan yang dijadwalkan mulai pada 9 Maret 2026. Program tersebut akan berisi kegiatan pembinaan keagamaan yang lebih intensif bagi para siswa.


Sementara itu, kegiatan pembelajaran di sekolah selama Ramadan akan berlangsung hingga 13 Maret 2026 sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan yang menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan sekolah.


Pembelajaran di sekolah akan berjalan sampai tanggal 13 Maret sesuai surat edaran dari Dinas Pendidikan,” katanya.


Pihak sekolah juga masih mempertimbangkan rencana pelaksanaan kegiatan buka puasa bersama. Hingga saat ini program tersebut masih dibahas secara internal sehingga belum dapat dipastikan pelaksanaannya.


Di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa tetap berjalan selama bulan Ramadan. Bantuan makanan tersebut terus didistribusikan sejak awal kegiatan pembelajaran Ramadan dimulai.


Program MBG masih berjalan dengan baik sejak tanggal 24 Februari sampai sekarang,” ujarnya.


Vica menekankan pentingnya menjaga semangat belajar selama bulan Ramadan, terutama karena siswa akan menghadapi sejumlah agenda akademik penting dalam waktu dekat. Selain ujian tengah semester, siswa kelas IX juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).


Ia berharap seluruh siswa dapat menjaga kesehatan agar tetap mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan maksimal selama menjalankan ibadah puasa.


Kami berharap siswa tetap semangat belajar dan menjaga kondisi kesehatan agar semua kegiatan selama Ramadan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa Dinas Pendidikan tidak memberikan program khusus selama Ramadan selain pengaturan jadwal pembelajaran melalui surat edaran. Oleh karena itu, setiap sekolah diberikan kewenangan untuk menyusun kegiatan Ramadan sesuai kebutuhan masing-masing.


Melalui pelaksanaan pembelajaran yang disesuaikan selama Ramadan ini, SMPN 2 Kota Cilegon berharap para siswa dapat meningkatkan kualitas ibadah sekaligus tetap berprestasi dalam bidang akademik. Program tersebut juga diharapkan mampu membentuk siswa yang berkarakter religius, disiplin, dan bertanggung jawab.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top