Aktivis Apresiasi Program Beasiswa dan Pelatihan Kerja, Dorong Cilegon Menuju Kota Bercahaya

Bagus.R
0


CILEGON – Semangat menuju kota yang maju dan berdaya saing terus digaungkan di Cilegon. Salah satunya datang dari aktivis lokal, Kang Ade, yang menyampaikan apresiasi terhadap berbagai langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi generasi muda.


Dalam keterangannya, Kang Ade mengaku bangga atas arah pembangunan Kota Cilegon yang dinilai semakin jelas menuju konsep “kota bercahaya” — sebuah visi yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kualitas masyarakat.


“Sebagai bagian dari kontrol sosial, saya melihat Pemerintah Kota Cilegon saat ini sudah mulai bergerak menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait meningkatnya jumlah lulusan setiap tahunnya yang membutuhkan akses pekerjaan,” ujar Kang Ade.


Ia menyoroti salah satu program unggulan yang digagas oleh Wali Kota Robinsar, yakni Program Beasiswa Cilegon Juare yang diintegrasikan dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri yang berkembang pesat di Kota Baja tersebut.


Menurut Kang Ade, program ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.


Sementara itu, Wali Kota Robinsar menegaskan bahwa program Beasiswa Cilegon Juare memang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil pasar tenaga kerja. Ia menekankan bahwa lulusan program tersebut diharapkan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang siap pakai.


Beasiswa Cilegon Juare kami desain agar sejalan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja di Cilegon. Tujuannya jelas, agar anak-anak Cilegon yang kami sekolahkan memiliki keahlian yang dibutuhkan dan peluang kerja yang nyata setelah lulus,” tegasnya.


Lebih lanjut, Robinsar juga mendorong generasi muda untuk tidak hanya bergantung pada sektor industri besar, tetapi mulai berani menciptakan peluang usaha sendiri. Dengan bekal keterampilan dari pelatihan BLK, diharapkan lahir wirausaha-wirausaha baru yang mampu memperkuat ekonomi lokal.


“Ke depan, kami ingin generasi muda Cilegon tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” tambahnya.


Kang Ade pun sejalan dengan harapan tersebut. Ia menekankan pentingnya mental kompetitif bagi masyarakat lokal agar tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.


“Masyarakat Cilegon harus bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, bukan hanya jadi penonton. Dengan peningkatan kualitas SDM, saya yakin kita bisa bersaing,” katanya.


Ia juga menyampaikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah agar tetap konsisten dalam menjalankan program-program pro-rakyat yang berdampak nyata.


Dengan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri, Kang Ade optimistis cita-cita menjadikan Cilegon sebagai kota yang maju, mandiri, dan bercahaya dapat terwujud.


“Cilegon bercahaya, mitra industri strategis, dan berkualitas,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top