CILEGON – Kegiatan turnamen biliar mingguan kembali digelar oleh manajemen Kawan Biliard sebagai upaya menghadirkan wadah kompetisi bagi para pecinta olahraga biliar di Kota Cilegon dan sekitarnya. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap hari Selasa.
Turnamen ini terbuka bagi berbagai kalangan pemain, baik kategori ladies maupun gentleman. Selain menjadi ajang adu kemampuan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antar komunitas biliar sekaligus meningkatkan semangat olahraga di tengah masyarakat.
Perwakilan manajemen Kawan Biliard, Feri, menjelaskan bahwa turnamen mingguan ini sengaja diadakan untuk memberikan kesempatan bagi para pemain biliar agar dapat mengasah kemampuan mereka melalui pertandingan yang kompetitif.
“Setiap hari Selasa kami membuka turnamen bagi para pemain biliar. Ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya komunitas biliar untuk saling bertukar pengalaman dan meningkatkan skill bermain,” ujar Feri melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Senin (09/03/2026).
Untuk mengikuti kompetisi tersebut, setiap peserta dikenakan biaya administrasi sebesar Rp150.000. Dengan biaya tersebut, peserta berkesempatan bersaing memperebutkan trophy bergilir yang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara.
Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan hadiah uang tunai dengan total mencapai jutaan rupiah bagi para pemenang. Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp2.500.000, sedangkan posisi runner up memperoleh Rp1.000.000.
Sementara itu, dua pemain yang berhasil mencapai babak semifinal juga akan mendapatkan hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar Rp250.000 sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Berdasarkan catatan panitia, beberapa nama pemain telah berhasil mencatatkan prestasi dalam turnamen mingguan tersebut. Di antaranya Kiki HC3+ yang berhasil meraih gelar juara sebanyak tiga kali, Figo HC3B dua kali, serta Topan HC3B, Genta HC3B, dan Heri HC4B yang masing-masing pernah meraih satu kali kemenangan.
Menurut Feri, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi pemain biliar agar dapat berkembang menjadi atlet yang lebih profesional.
Ia berharap turnamen yang digelar secara rutin ini dapat terus berjalan dengan baik serta mendapat dukungan dan partisipasi dari para pecinta biliar di wilayah Cilegon dan sekitarnya.
“Harapannya, dari kegiatan ini akan muncul pemain-pemain berbakat yang nantinya bisa membawa nama baik daerah dalam dunia olahraga biliar,” tuturnya.
