KELALAIAN PT KSP TENGGELAMKAN RATUSAN RUMAH WARGA

Bagus.R
0


Cilegon - Tuntutan warga terhadap PT Krakatau Sarana Properti yang diduga telah mengakibatkan terjadinya banjir di wilayah Sumampir Timur, Komplek PGA, Kubangkutu hingga Metro Cilegon makin menunjukkan titik terang. 


Pasalnya warga yang meminta pertanggungjawaban pihak PT KSP pada 9 maret kemarin telah mengumpulkan banyak bukti akan adanya kelalaian PT KSP yang menyebabkan tembok pagar PT KSP roboh hingga akhirnya menyebarkan air sampai merendam ratusan rumah warga di wilayah tersebut. 


Rizqi Baidullah, korban banjir yang pertama kali menyampaikan tuntutan telah berkordinasi dengan pihak Kelurahan Kebondalem untuk menghimpun informasi. 


Dan dari hasil pertemuan tersebut, Rizqi menyampaikan ada banyak Fakta Lapangan yang menjadi bukti kuat bahwa ada kelalaian yang dilakukan oleh PT KSP hingga akhirnya menyebabkan banjir yang merendam ratusan rumah di wilayah Sumampir Timur, Komp. PGA, Kubangkutu hingga ke Perum. Metro Cilegon. 


Pertama, pada Januari 2026 pihak kelurahan ternyata telah mengirimkan surat kepada pihak PT KSP untuk melakukan Pengerukan Danau (Tandon) yang ada didalam lapangan golf milik PT KSP sebagai bentuk antisipasi resiko terjadinya luapan air yang bisa menyebabkan banjir. Namun sampai kejadian banjir 8 maret 2026 kemarin pengerukan tersebut tidak diindahkan dengan alasan tidak adanya anggaran.


Kedua, robohnya pagar panel beton di area lapangan golf ternyata diakibatkan oleh Gagalnya sistem perairan di lapangan golf yang seharusnya berfungsi untuk mengeluarkan air yang melebihi kapasitas penampungan danau golf sehingga membuat air terjebak didalam lapangan lalu meluap tinggi dan mendorong pagar panel yang tingginya 2 meter hingga roboh dan mengeluarkan air dalam jumlah yang sangat banyak menyebar sampai merendam ratusan rumah warga. 


Coba daja difikirkan secara logika, air yang bisa secara alami mendorong pagar setinggi 2 meter itu seharusnya setinggi apa? Gak mungkin kan hanya 30 senti? Paling ngga tinggi air itu ya setengah tinggi pagar baru bisa mendorong pagar sampai roboh. Pertanyaannya, kenapa air didalam lapangan golf bisa meluap hingga setinggi itu kalau bukan karena adanya kegagalan di sistem perairan 2 pintu air yang seharusnya lancar mengeluarkan air ke sungai tapi justru menbuat air terjebak didalam”. Terang Rizqi.


Demi menguatkan fakta lapangan tersebut Rizqi menyampaikan telah menghimpun dan mengumpulkan semua bukti yang ada lengkap dengan dokumentasi lapangan yang diambilnya sendiri. 


Rizqi juga menyampaikan Ultimatum kepada pihak PT KSP dalam jangka waktu 2 hari untuk segera membuka dialog dengan warga terdampak dan mengancam akan melakukan aksi demonstrasi apabila tidak ada itikad baik dari pihak PT KSP. 


Saya bersama beberapa korban terdampak banjir sudah berupaya melakukan komunikasi dengan pihak PT KSP dan apabila dalam waktu 2 hari ini mereka tidak ada itikad baik, maka jangan salahkan kami jika nanti akan ada aksi yang lebih besar dan itu murni dorongan warga yang saya sendiri tidak dapat membendung.” Tutup Rizqi.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top