
BahriBantenReborn.net | Jakarta – Menjadi kader organisasi bukan hanya soal aktif mengikuti kegiatan, tetapi juga bagaimana menjaga nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI sekaligus Anggota Kehormatan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Musa Rajekshah (Ijeck) saat hadir sebagai pemateri pada Intermediate Training (Latihan Kader II/LK II) Nasional HMI Koordinator Komisariat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Cabang Jakarta Raya, Sabtu (4/7/2026).
Di hadapan peserta yang datang dari berbagai cabang HMI di Indonesia, Ijeck membawakan materi bertema "Idealisme Kader HMI dalam Berbangsa dan Bernegara." Ia mengajak para kader untuk terus belajar, memperkuat wawasan, dan tidak kehilangan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Suasana penyampaian materi berlangsung hangat. Ijeck sempat mengenang masa-masa ketika masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Menurutnya, pengalaman berorganisasi telah banyak membentuk karakter kepemimpinan dan mengajarkan pentingnya kebersamaan.
Ia juga berbagi cerita saat menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara. Selama itu, komunikasi dengan organisasi kepemudaan, termasuk HMI, menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi dan menyerap berbagai masukan dari generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Ijeck mengingatkan bahwa kader HMI memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa ke depan.
"Sebagai kader HMI sekaligus mahasiswa, kita semua yang hadir di sini mempunyai peran untuk menentukan ke mana arah bangsa ini ke depan sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin beragam. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, menjaga integritas, dan tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan menjadi bekal yang sangat penting.

Ia juga berpesan agar kader HMI tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan sesaat yang dapat menggeser idealisme organisasi.
"Di tengah politik praktis dan godaan kepentingan sesaat, idealisme kader harus menjadi benteng terakhir dalam menjaga marwah perjuangan. Karena itu, kepada adik-adik HMI saya berpesan agar terus mengamalkan nilai-nilai dan prinsip perjuangan yang telah diwariskan oleh pendiri HMI, Ayahanda Lafran Pane," katanya.
Di akhir sesi, Ijeck mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga kekompakan dan persatuan. Baginya, semangat kebersamaan merupakan modal penting agar generasi muda dapat memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
"Jagalah kekompakan dan kebersamaan kita dalam berbangsa. Dengan persatuan, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia," pungkasnya.
Melalui LK II Nasional ini, HMI kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual dan kepemimpinan, tetapi juga tetap memegang teguh nilai-nilai perjuangan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Reporter: Mhd. Dzaki Zuris
Editor: Zulkarnain Idrus
