Jakarta, 23 Agustus 2025 – Bahribantenreborn.net |
GBI Jemaat Glow Fellowship Centre menggelar tiga rangkaian acara besar dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80. Tidak hanya sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi penegasan posisi gereja dalam membangun semangat kebangsaan dan melawan berbagai tantangan yang masih menggerogoti Indonesia.
Dimulai dengan Seminar Bela Negara bersama Badan Musyawarah Gereja-gereja Nasional (BMGN), acara ini menampilkan kolaborasi nyata antara pihak gereja dengan Kementerian Pertahanan dan Bimas Kristen. Gembala Jemaat GBI Glow, Pdt. Gilbert Lumoindong, menekankan bahwa iman tanpa tindakan kebangsaan adalah kosong. "Doa, hidup dalam kebenaran, dan keterlibatan umat Kristen adalah garis depan bela negara," tegasnya.
Pada Ibadah Khusus Kemerdekaan, Pdt. Gilbert mengingatkan jemaat bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol politik, melainkan kemerdekaan sejati di dalam Kristus. Ia menggarisbawahi pentingnya hidup dengan kepastian keselamatan sekaligus tetap bangga sebagai bangsa yang telah merdeka 80 tahun.
Sementara itu, dalam KKR Kemerdekaan di BSD, GBI Glow Fellowship Centre mengambil sikap tegas dengan mengajak jemaat mendoakan dan melawan lima masalah akut bangsa: korupsi, narkoba, LGBTQIA+, terorisme, dan intoleransi. Langkah ini menegaskan bahwa gereja tidak tinggal diam di tengah arus degradasi moral dan ancaman kebangsaan.
Melalui perayaan ini, GBI Glow Fellowship Centre mengirim pesan kuat: peran umat beriman tidak berhenti di altar gereja, tetapi hadir nyata di medan kebangsaan untuk menjaga keutuhan Indonesia.
Reporter: Vicken Highlanders
Editor: Zoel Idrus
Redaksi: Bahribantenreborn.net