
Bahribantenreborn.Net | ACEH UTARA – Meski banjir telah surut, dampaknya masih dirasakan warga Aceh Utara. Lumpur tebal masih menutupi berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah. Namun kondisi itu tak menyurutkan langkah Satgas Aman Nusa II Brimob Aceh yang terus turun langsung membantu pemulihan pascabencana, Kamis (15/01/2025).
Kali ini, personel Brimob Aceh menyasar SMP Negeri 1 Baktiya di Desa Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya. Sekolah tersebut mengalami dampak cukup parah akibat banjir, di mana lumpur menutupi hampir seluruh area sekolah hingga membuat proses belajar mengajar terhenti.

Dengan perlengkapan seadanya hingga mesin jet air, personel Brimob Aceh bahu-membahu membersihkan ruang kelas, halaman, dan fasilitas sekolah lainnya. Aksi ini juga diwarnai semangat gotong royong bersama para guru dan siswa yang ikut membantu sejak pagi.
Kepala SMP Negeri 1 Baktiya, Fariah, S.Pd, tak bisa menyembunyikan rasa harunya atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur. Sudah 41 hari kami membersihkan sekolah ini, tapi lumpurnya masih banyak. Hampir 90 persen fasilitas sekolah tidak bisa digunakan. Kehadiran Polri benar-benar menjadi penyemangat bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Danki Gas Satgas Aman Nusa II Brimob Aceh, AKP Muzakkir, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini akan terus berlanjut.
“Kami mengerahkan seluruh personel dari posko. Alhamdulillah guru dan murid ikut bergotong royong. Kami gunakan alat manual dan mesin jet air agar pembersihan bisa lebih cepat, sehingga aktivitas belajar mengajar bisa segera kembali normal,” jelasnya.
AKP Muzakkir menambahkan, pemulihan pascabencana tidak hanya dilakukan di sekolah.
“Selain sekolah, kami juga membersihkan masjid, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum lainnya yang terdampak banjir. Jika masih ada lokasi yang membutuhkan bantuan, masyarakat bisa melapor ke Posko kami di Mako Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor Sampoyniet,” pungkasnya.
Reporter: Zulkarnain Idrus
