BAHRI BANTEN REBORN.NET
Babakan Ciparay- Kota Bandung Situasi yang membuat miris terlihat jelas transaksi penjualan obat golongan G dengan terang terangan di jalan Cibolerang 203, Kawasan Pepsi, Kav Ixmargasuka, Margasuka, Kec.Babakan Ciparay, Kota Bandung-Jawa Barat (24/1/2026).
Kondisi yang sangat di sayangkan dan menjadi sorotan karena menjamurnya warung kelontong yang menjual obat-obatan golongan G seperti Tramadol, Eximer, dan Obat-obatan ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan berpotensi menyebabkan kecanduan.
Penjual obat ilegal ini menggunakan modus yang licik untuk menghindari kecurigaan aparat. Mereka berkedok warung kelontong, sembako, bahkan toko telur dan tisu. Namun, mayoritas pembeli adalah anak-anak remaja yang masih berusia sekolah.
Terlihat sangat jelas beberapa pemuda yang mengunakan tas selempang yang di duga obat golongn G di simpan di dalam tas selempang sehingga memudahkan transaksi, dan bertransaksi persis di lakukan di depan warung kelontong pada saat jam karyawan pulang kerja pukul 17.00 kamis 22/01/2026
Dari beberapa wawancara awak media, penjual mengatakan pemilik bernama "Haji Epi" nama samaran, sedangkan kami semua yang berjualan asli warga sini, dari pada nganggur bang. ucap penjual
Selang beberapa lama datang lah Haji epi, dan mengatakan ke kami keperluan kami apa, situasi pun di lokasi terlihat sudah tidak aman buat kami awak media, karena satu persatu rekan penjual obat golongn G berdatangan dan menghampiri kami, kami pun langsung menuju ke mobil dan langsung bergegas pergi.
Masyarakat berharap adanya tindakan nyata dari aparat kepolisian dan pemerintah kecamatan untuk mencegah meluasnya peredaran obat-obatan ilegal di Kota Bandung Jawa Barat.
Onay