
BahribantenReborn.Net | Langkat - Pemerintah Kabupaten Langkat bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akhirnya mulai menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar. Total anggaran yang digelontorkan tidak main-main, mencapai Rp19,995 miliar untuk membantu ratusan keluarga memperbaiki tempat tinggal mereka yang rusak.
Penyaluran bantuan tahap II ini digelar di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (3/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Langkat Syah Afandin menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga penerima, disaksikan Branch Office Head BRI Stabat Ramlan serta jajaran pemerintah daerah.
Program ini menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi pascabencana yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno dari Kabupaten Bireuen, Aceh. Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh 16 kabupaten/kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ribuan Rumah Terdampak
Bencana yang melanda beberapa waktu lalu meninggalkan kerusakan cukup serius di Kabupaten Langkat. Berdasarkan hasil pendataan pemerintah daerah, tercatat 1.235 unit rumah warga mengalami kerusakan.
Rinciannya:
- 299 rumah rusak berat
- 397 rumah rusak sedang
- 539 rumah rusak ringan
Data ini menunjukkan bahwa dampak bencana bukan perkara kecil. Banyak keluarga harus bertahan dengan kondisi rumah yang rusak sambil menunggu bantuan pemerintah.
Relokasi Warga Juga Disiapkan
Selain perbaikan rumah, pemerintah juga menyiapkan program relokasi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.
Relokasi terpusat direncanakan sebanyak 137 unit rumah, yakni 114 unit di Desa Lubuk Kasih dan 23 unit di Kecamatan Hinai. Sementara itu, 299 unit rumah lainnya akan menjalani relokasi secara mandiri.
Langkah ini diambil agar masyarakat tidak lagi tinggal di wilayah yang berpotensi kembali dilanda bencana serupa.
BNPB: Bantuan untuk 937 Kepala Keluarga
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencapai hampir Rp20 miliar dan diperuntukkan bagi 937 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan sedang.
Besaran bantuan yang diberikan adalah:
- Rp15 juta untuk rumah rusak ringan
- Rp30 juta untuk rumah rusak sedang
Dana tersebut disalurkan melalui Bank BRI sebagai bank penyalur untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Tak hanya dana perbaikan rumah, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, mie instan, roti, hingga sarden untuk membantu kebutuhan sehari-hari warga terdampak.
BRI Pastikan Bantuan Sampai ke Warga
Branch Office Head BRI Stabat Ramlan menegaskan pihaknya siap mengawal penyaluran bantuan agar benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Sebagai bank penyalur, BRI berkomitmen memastikan bantuan ini dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan tepat waktu sehingga proses pemulihan rumah warga bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Dengan mulai disalurkannya bantuan ini, pemerintah berharap masyarakat korban Siklon Senyar di Kabupaten Langkat dapat segera bangkit dan kembali memiliki rumah yang aman serta layak dihuni.
Jurnalis : Agus Sidarta
Editor : BahribantenReborn.Net
