
BINJAI — Bahribantenreborn.Net | Tim Jatanras Satreskrim Polres Binjai kembali membuktikan ketajamannya dalam membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kali ini, polisi mengungkap dugaan aksi pencurian yang terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Binjai.
Seorang terduga pelaku, Wika Satria, akhirnya berhasil diamankan Tim Jatanras. Pelaku ditangkap di wilayah Kelurahan Medan Krio, Rabu (12/8/2026), setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan kasus.
Dua lokasi yang diduga menjadi sasaran aksi curanmor tersebut masing-masing berada di sebuah rumah kos di Jalan T. Imam Bonjol, Kelurahan Setia, dan Rumah Sakit Al Fuadi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Binjai Kota.
Pengungkapan ini sekaligus menjadi pukulan bagi pelaku kejahatan yang mencoba menjadikan wilayah hukum Polres Binjai sebagai lahan empuk untuk menjalankan aksinya.
Jatanras Bergerak, Pelaku Tak Berkutik
Keberhasilan mengendus keberadaan terduga pelaku tidak datang begitu saja. Tim Jatanras Satreskrim Polres Binjai bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan Wika Satria.
Operasi tersebut berada di bawah koordinasi Kanit 1 Unit Pidum Satreskrim Polres Binjai, IPDA Jun Fredy Sembiring, S.H.
Nama IPDA Jun Fredy bukan sosok baru dalam penanganan perkara kriminal. Pengalamannya di bidang Jatanras menjadi modal penting dalam mengurai kasus-kasus kejahatan yang membutuhkan kecepatan, ketelitian dan keberanian di lapangan.
Di bawah koordinasinya, personel Unit Pidum Satreskrim Polres Binjai terus memburu pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Curanmor Jadi Perhatian, Polisi Diminta Bongkar Sampai ke Akarnya
Pengungkapan kasus ini patut diapresiasi, namun pekerjaan polisi belum berhenti pada penangkapan satu orang terduga pelaku.
Masyarakat tentu berharap penyidik tidak hanya berhenti pada siapa yang mengambil kendaraan, tetapi juga menelusuri ke mana kendaraan hasil kejahatan dibawa, siapa yang menerima, menjual, menampung atau membantu menyembunyikan hasil curian, apabila memang ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.
Sebab, dalam perkara curanmor, penangkapan pelaku lapangan bukan selalu menjadi akhir dari sebuah perkara. Jika terdapat jaringan atau pihak lain yang terlibat, pengungkapan hingga ke mata rantai berikutnya akan menjadi langkah penting untuk memutus ruang gerak kejahatan.
Terlebih, dua lokasi kejadian yang berbeda menunjukkan perlunya penyidik mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya.
Pesan Tegas untuk Pelaku Kejahatan
Pengungkapan ini sekaligus mengirimkan pesan tegas bahwa Jatanras Satreskrim Polres Binjai tidak tinggal diam menghadapi aksi kriminal yang meresahkan masyarakat.
Setiap laporan masyarakat menjadi informasi penting bagi kepolisian untuk bergerak. Kecepatan pengungkapan juga sangat bergantung pada informasi, rekaman kamera pengawas, keterangan saksi serta kerja sama masyarakat dengan aparat penegak hukum.
Wika Satria kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami peran terduga pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Pengungkapan ini kembali menambah daftar kerja Jatanras Satreskrim Polres Binjai dalam memburu pelaku kejahatan dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya.
Reporter: Zulkarnain Idrus

