Cilegon – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bujang Gadung menutup rangkaian kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan dengan menggelar kegiatan santunan kepada para siswa/i. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dengan diikuti oleh dewan guru, siswa, serta orang tua murid dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian sosial.
Kepala SDN Bujang Gadung, Drs.H.Ruhyadi, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari penutupan program pesantren kilat yang telah dilaksanakan selama bulan suci Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sejak dini kepada para peserta didik.
“Alhamdulillah kegiatan pesantren kilat di SDN Bujang Gadung dapat berjalan dengan baik hingga penutupannya hari ini. Kami menutupnya dengan kegiatan santunan kepada siswa sebagai bentuk kepedulian dan pembelajaran nilai sosial bagi anak-anak,” ujar Ruhyadi.
Ia menambahkan, dana santunan yang diberikan kepada para siswa berasal dari berbagai sumber yang dihimpun secara sukarela dari lingkungan sekolah.
“Sumber dana santunan ini berasal dari sumbangan dewan guru, sumbangan dari orang tua murid, serta dari uang infak yang diberikan oleh anak-anak yang dikumpulkan selama kegiatan berlangsung di sekolah,” jelasnya.
Ruhyadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan sekolah, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial kepada para siswa.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat belajar untuk saling berbagi, berempati, dan bersimpati terhadap sesama teman maupun lingkungan sekitar.
“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu penting. Dengan kegiatan santunan ini diharapkan terjalin rasa kebersamaan di antara mereka, sehingga jiwa sosial para peserta didik dapat tumbuh dan berkembang,” katanya.
Ia juga menilai bahwa momentum bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial di kalangan siswa.
“Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan keberkahan. Melalui kegiatan seperti ini kami berharap anak-anak dapat memahami makna berbagi serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian acara hingga penutupan. Selain menerima santunan, mereka juga mengikuti kegiatan keagamaan yang sebelumnya menjadi bagian dari program pesantren kilat selama Ramadan.
Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan berakhirnya kegiatan pesantren kilat tersebut, SDN Bujang Gadung menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pendidikan agama dan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran sehari-hari di lingkungan sekolah.
